HALAMAN UTAMA > ALHIKMAH WANGI >    Bagian 6
 
 

 
 
 
 

   Bagian 6

 Niaouli (Kayu Putih)

(Melaleuca viridiflora Sol. Ex Gaetrn.)

Minyak niaouli (kayu putih) diperoleh dengan cara distilasi daun ataupun ranting. Komponen kimia yang dikandungnya adalah (E) nerolidol, sineol, vidifloral. Negara produsen utama yaitu Australia dan Tasmania.

            Minyak niaouli berkhasiat mengatasi infeksi virus, terutama sangat efektif untuk melawan virus penyebab penyakit pes.

 

Nilam

 (Patchouli, Pogostemon calbin Benth)

Minyak nilam diperoleh dengan cara distilasi daun. Komponen kimia yang dikandungnya adalah pachouli alcohol, ?-bulnesena, ?-guaena. Negara produsen utama yaitu Indonesia, Cina, Jepang, dan Madagaskar.

            Minyak nilam sangat bermanfaat untuk perawatan kulit yang rusak. Minyak ini akan menghalangi terjadinya kulit keriput dan pecah-pecah. Juga sangat membantu mengatasi depresi, gelisah dan stress. Aromanya berkhasiat untuk mengatasi kurang gairah pada pria dan frigid pada wanita.

 

Oregano

 (Wild marjoram, Origanum vulgare L.)

Minyak oregano diperoleh dengan cara distilasi bunga maupun daun. Komponen kimia yang dikandungnya adalah terpinem-4-ol. Negara produsen utama yaitu Cina, Mesir, Spanyol, dan Amerika Serikat.

            Minyak oregano memiliki sifat antivirus yang kuat dan sangat membantu menyeimbangkan metabolisme dan organ-organ vital di tubuh seperti jantung, hati. Aromanya berkhasiat untuk memperkuat persaan aman. Minyak ini tidak boleh digunakan selama kehamilan.

 

Pala

 (Nutmeg, Myristica fragrans Houtt.)

Minyak pala diperoleh dengan cara distilasi buah. Komponen kimia yang dikandungnya adalah sabinena, α-pinena, β-pinena. Negara produsen utama yaitu Indonesia.

            Minyak pala terbukti cocok untuk problem sirkulasi darah, otot, persendian, asam urat (gout), sakit dan nyeri otot, rematik, kembung, salah pencernaan, lemah pencernaan, mual, dan membantu melawan infeksi bakteri. Aktivitasnya sepertiadrenal cortex sehingga dapat mendukung kelenjar adrenal untuk meningkatkan energi. Minyak ini juga dapat mendukung sistem saraf yang terganggu yang menyebabkan frigiditas, inpotensi, dan gangguan saraf serta mental. Namun, minyak pala harus digunakan dalam jumlah terbtas karena sangat merangsang sistem saraf pusat (CVS). Minyak pala maba (Myristica succedanea) memiliki komposisi yang identik dengan minyak pala sehingga dapat digunakan sebagai pengganti minyak pala.

 

Palmarosa

 (Cymbopogon martini (Roxb.) J.F. Watson, sinonim: Andropogon martini)

Minyak palmarosa diperoleh dengan cara distilasi seluruh bagian tumbuhan. Komponen kimia yang dikandungnya adalah gereniol, geranil asetat. Negara produsen utama yaitu brazil, Amerika Tengah, dan India.

            Aroma minyak palmarosa dapat menenangkan dan menjernihkan pikiran. Minyak ini dapat merangsang regenerasi dan menjaga kelembapan sel sehingga sangat bermanfaat untuk perawatan kulit kering dan berjerawat. Minyak ini juga berkhasiat untuk melemaskan otot, emollien, menyegarkan dan sebagai pengusir serangga.

 

Panili

 (Vanilla, Vanilla planifolia  H.C. Andrews)

Minyak panili diperoleh dengan cara distilasi biji. Komponen kimia yang dikandungnya adalah vanilin. Negara produsen utama yaitu Madagaskar, Indonesia, Komoro, dan Tonga.

            Minyak panili digunakan sebagai emollien dan bersifat sebagai sedatif. Aromanya berkhasiat sebagai aprodisiak, mingkatkan kreativitas, meningkatkan energi fisik, hipnotik, dan juga bersifat mengahangatkan.

 

Peppermint

 (Peppermint, Mentha piperita L.)

Minyak pepermint diperoleh dengan cara distilasi seluruh bagian tumbuhan. Komponen kimia yang dikandungnya adalah mentol. Negara produsen utama yaitu Cina, Eropa, dan Amerika Utara.

            Minyak peppermint sangat cocok untuk mengatasi sakit perut, hati, dan usus. Aromanya berkhasiat merangsang otak dan menjernihkan pikiran. Minyak ini juga dapat membantu menghilangkan demam, candida, hidung tersumbat, serta melegakan dan memberikan fungsi organ pernapasan.

 

Petigrain

 (Citrus aurantium L.)

Minyak petigrain diperoleh dengan cara ekspresi daun. Komponen kimia yang dikandungnya adalah linalil asetat, linalool, limonena. Negara produsen utama yaitu Perancis, Italia, Paraguay, dan Amerika Selatan.

            Minyak petigrain dapat mengatasi insomnia. Minyak ini bersifat sebagai antiinfeksi, antibakteri, menstabilkan kembali keseimbangan saraf, dan mengatasi jerawat dan ketombe.

 

Pimento

 (Allspice, Pimenta afficinalis Lindley)

Minyak pimento diperoleh dengan cara distilasi buah. Komponen kimia yang dikandungnya adalah eugenol. Negara produsen utama yaitu Kuba, India, Meksiko, dan Amerika Utara.

            Minyak pimento bersifat sebagai antibakteri yang kuat, antiseptik, menghilangkan ketombe, pilek dan kejang otot. Minyak ini juga bersifat sebagai sedatif dan dapat digunakan sebagai aprodisiak, mengembalikan kesegaran tubuh, meningkatkan kepekaan, membuat perasaan gembira, dan bersifat menghangatkan.

 

Pinus

 (Pine, Pinus sylvestris L.)

Minyak pinus diperoleh dengan cara distilasi daun maupun ranting. Komponen kimia yang dikandungnya adalah α-pinena. Negara produsen utama yaitu Austria, Amerika Utara dan Rusia.

            Minyak asiri pinus bersifat sebagai antijamur dan antiseptik dan telah digunakan untuk menunjang sistem pernapasan sejak abad pertama. Mimyak ini juga digunakan unt